Selasa, 14 November 2017
Winda Tebas Kapak ke Kepala WN Belanda Hingga Tewas di Jimbaran, Pelaku Tergiur Harta
BERITAMASAKINI139 - WN Belanda Robert Gilhooad (80) dipastikan menjadi korban pembunuhan.
Robert menjadi korban pembunuhan di Perum Puri Gading, Jalan Ambon Blok A 7 nomor 7, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali.
Dua tersangka, Winda Wilantara alias Wili alias Wewe (22) dan Andika Budiyanto diamankan.
Menariknya, alasan mereka menghabisi korban karena tergiur dengan harta korban.
Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo menyatakan, Willy melakukan pembunuhan sekitar tanggal 24 Oktober 2017 lalu. ( PREDIKSI TOGEL )
Korban terkena luka karena dikapak di kepala dan mengalami patah tulang leher.
Sekitar 13 luka dikapak oleh tersangka Wewe.
Sedangkan Andika melakukan pemukulan besi di leher korban.
"Peran dua tersangka ini ada yang memukul dan melukai dengan kapak," ucap Hadi, Senin (13/11/2017).
Hadi menjelaskan, saat kejadian nahas itu, korban berada di kamar mandi.
Kemudian dua tersangka masuk dan melakukan pemukulan ke kepala korban dengan kapak.
Wewe beraksi pertama, kemudian Andika mencekik korban dan memukul menggunakan besi barbel.
Korban ditemukan meninggal kurang lebih dua minggu setelah kejadian pembunuhan tanggal 24 November 2017. ( BANDAR BOLA ONLINE )
"Mayat korban sudah menghitam dan ada belatung," bebernya.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto menyatakan, kesimpulan awal oleh Tim Forensik RSUP Sanglah, memang korban dibunuh.
Dan penyebab kematian korban adalah akibat kekerasan pada kepala kiri yang menyebabkan pendarahan otak bagaian kanan.
"Korban memang dibunuh sesuai hasil kesimpulan tim forensik," bebernya.
Untuk diketahui, bahwa peristiwa jasad Bule Belanda ini ditemukan pada Jumat 3 November 2017 sekira pukul 20.00 Wita di Perum Puri Gading Jimbaran. ( BANDAR TOGEL ONLINE )
Banyak kejanggalan di TKP dan polisi kemudian mendeteksi mobil korban Mercy keluaran tahun 2006 warna merah dengan nopol DK 346 FF di Pelabuhan Merak, Banten.
Atas hal ini, polisi berkoordinasi dengan rekan Polri jajaran Polda Lampung dan menangkap terduga pelaku pada Selasa pagi (7/11/2017).
Winda Baru Bekerja Sehari
Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo menyatakan, korban dan tersangka Wewe
berkenalan tanggal 22 Oktober 2017 lalu.
Mereka berdua bertemu di Pantai Kuta.
Korban mengajak Wewe bekerja di rumahnya.
Wewe menghubungi AB untuk melakukan aksi kejahatannya.
Wewe hanya bekerja pada tanggal 23 Oktober, dan sehari setelahnya melakukan pembunuhan.
"Mereka kabur berpencar. Wewe membawa mobil dan uang korban Rp 1,9 juta dibawa oleh AB (Andika)," ucapnya Senin (13/11/2017).
Penangkapan sendiri, awal mulanya, polisi mendapati informasi dari rekan Polri di Jakarta dan Polsek Merak. Polsek Merak menghubungi anggota Polsek Kuta Selatan dan dilakukan pengejaran.
Akhirnya Wewe ditangkap di Tulangbawang Lampung.
Sedangkan Andika diamankan di Bogor. ( POKER FREECHIP )
"Mereka para tersangka ini berkenalan saat sama-sama mau bekerja di Bali. Dan mereka berpencar setelah melakukan kejahatannya," bebernya. (*)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar