Sabtu, 29 Juli 2017

SADIS !!! Ayah Pencabul Anak Selama Empat Tahun Sempat Stres di Sel. Kepalanya Sampai Berdarah


BERITAMASKINI139 - BS (44), warga Tanjungpiayu pelaku pencabulan terhadap AS (18) anak kandungnya sendiri selama empat tahun, sempat stres setelah dijebloskan ke dalam penjara.

Pria ini, kata polisi, membentur-benturkan kepalanya ke dinding kamar mandi di dalam sel Polsek Sei Beduk.

"Kemarin itu, setelah beberapa hari kita amankan, dia membenturkan kepala ke dinding kamar mandi sampai dinding penyekat itu roboh dan kepalanya robek," kata Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, Bripka Abdon Pasaribu. ( PREDIKSI JITU )

Kejadian tersebut sempat membuat penyidik ketakutan dan langsung membawa BS ke klinik. Pria ini kemudian mendapat jahitan di kepala.

Dia mengatakan, BS menyatakan ingin bunuh diri karena tidak tahan menanggung malu atas perbuatannya. ( POKER FREECHIP )

"Kita terus berikan pengertian, dirinya harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan mengakhiri hidup bukan menjadi solusi atas sebua masalah," kata Abdon.

Saat ini, kata Abdon, pria itu sudah mulai menyesali perbutannya dan mulai rajin salat.

"Dia sekarang sudah rajin shalat,"kata Abdon.

Seperti diberitakan sebelumnya, BS yang bekerja sebagai sekuriti ini menjadikan anak kandungnya sebagai pemuas nafsu selama empat tahun, sejak anaknya itu berusia 14 tahun.

Selama itu, perbuatan BS ini tidak terendus oleh sang istri yang juga bekerja sebagai sekuriti di sebuah perusahaan. ( BANDAR BOLA ONLINE )

Pria ini menggagahi anaknya ketika sang istri pergi bekerja.

Untuk memuluskan perbuatannya, BS membelikan anaknya handphone dan mengancan akan menarik HP itu kalau membocorkan pada orang lain.

"Dia tidak pernah marah, dia juga mau," kata BS.

Perbuatan ini baru terbongkar saat si anak capek dan tidak mau melayani nafsu sang ayahnya pada malam takbiran lalu.

BS uring-uringan dan marah-marah tanpa alasan yang jelas sehingga putrinya kemudian pergi dari rumah untuk menenangkan diri di rumah tantenya. ( BANDAR BOLA ONLINE )

Di sanalah baru terbongkar karena tantenya heran, tak mungkin ayahnya marah-marah tanpa alasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar